This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Saturday, March 3, 2012

ketika retak itu tiba

ketika retak itu hadir, sebelum semuanya terlanjur pecah berkeping, bisakah semua kita rekatkan lebih erat, agar retak itu tak lagi ada, dan bekasnya pun hialng dengan sempurna. mungkinkah ini mampu kita lakukan, atau kita biarkan saja retak itu berdebu hingga akhirnya akan ada yang memecahkanya bahkan mungkin menghilangkan beberapa kepingan hingga meski dengan berusaha ekstra kita tak kan mampu lagi membuatnya menjadi sempurna.

"aku tau, tapi aku diam, bukan karena q ga peduli, tapi ku cuma mau nunjukin kalo aku ga suka dengan kelakuannya akhir-akhir ini, dia benar-benar berubah, aku kecewa tapi ku pengen dia menyadari sendiri waktu ngeliat sikapku yang turut berubah, bahwa sikapnya itu membuatku merasa tak nyaman" aku menjelaskan panjang lebar ketika nunu bertanya mengenai ini.

"kamu yakin dengan cara ini dia bakal nyadar?"nunu bertanya

"yaaaah, aku seh berharapnya gitu, habisnya mau gimana lagi?aku cuma pengen protes ko' tapi ku ga sanggup kalo bilang langsung ke dia, aku yakin kalo aku udah bertatap muka dengannya, aku ga bakalan bisa ngeluapin semua ini, yang ada aku malah jadi lembut lagi. trus pas udah pulang baru deh ingat lagi kekesalan ku ke dia" aku berusaha menceritakan.

"tapi ini ga mudah looooh? gimana kalo dia ga ngeh?cape' di kamu kan?" nunu coba memberi gambaran.

"jadi aku harus gimana?aku udah bingung menghadapi sikapnya yang belakangan ini jadi aneh, dia ga seperti yang ku kenal dulu lagi, aku pengen dia yang dulu yang cool pada setiap cewek, bukan dia yang sekarang yang suka pecicilan ama orang-orang, yang bikin aku cemburu setengah hidup kayak gini" nadaku kini melunglai.

"udah ga usah galau gitu, kita coba aza dulu cara kamu yang sekarang, kalo ga nunjukin hasil yang diharapkan baru deh kita pake cara lain, iya ka?"nunu mulai ngasih solusi.

"ok, kalo ga sukses, cara lainnya apa?"aku balik nanya

"yah, kita liat aja nanti, sambil kita fikir cara lain yang terbaik buat kalin berdua,,,okey?"nunu menyemangati

"ok aja deh kalo gitu"


No comments:

Post a Comment