This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by Lasantha Bandara - Premiumbloggertemplates.com.

Sunday, March 4, 2012

haruskah ku bertahan?


Menjerit,,hati ini tak sanggup lagi menahan linangan air mata saat kau pergi. Kesalahan bukan hanya ada padamu, tapi juga pada hatiku yang seharusnya tak tertulis namamu. Namun..kesalahan bukan sesuatu yang harus disesali.

Kini hatiku menangis meratapi semua yang terjadi, aku mencoba bertahan, tapi,, ternyata aku jatuh ditengah jalan.. mungkin ini hanya satu kenangan, dimana didalamnya ada kau  yang membuatku terluka. Namun dibalik kenangan itu, aku belajar dan mengerti, bahwa semua yang ada takkan abadi.

Dan malam ini ku tak bisa tidur, entah kenapa tiba-tiba hati ini rindu, dan otak ini tak mau berhenti memikirkannya. Kenapa sampai sekarang ku tak bisa melupakanmu? Apakah aku telah benar-benar buta karena cinta?jika ini memang benar, adakah obatnya? Adakah kaca mata yang bisa membuat hatiku yakin bahwa kau memang bukan untukku?

Kenapa sampai sekarang aku belum bisa menggapmu sebagai orang lain. Lagi-lagi otak dan hatiku berdiskusi. Entah untuk yang keberapa kali aku berusaha melupakannya. Tapi makin dilupakan, makin ingat aku akan kenangan-kenagan manis bersamamu. Ku coba obati rindu dengan memandang foto, tapi kurasa itu belum tuntas mengusir rindu dihatiku.

Ternyata  cinta membuatku benar-benar terpuruk, bahkan ke dalam hatiku sendiri. Hanya lewat tulisan ini dapat ku curahkan segala perasaan. Ku hanya berharap angin menyampaikan salamku. Bisakah..?kapan aku bisa mengendalikan mataku, hatiku, cintaku dan otakku untuk berhenti memikirkanmu, atau mungkin ku harus bertahan.

No comments:

Post a Comment